Sabtu, 28 April 2012

TAFSIR DAN AZBABUNUZUL QS.Al Ghasyiyah 17-20


  v AZBABUN NUZUL
Menurut Mustafa al Maraghi, Surat Al Ghasyiyah turun di Makkah setelah surat Adz-Dzariyat sehinggga tergolong kelompok Surat Makiyah. Suguhan artikel kali ini kami ambil dari Al Quran surat tersebut dari ayat 17 sampai 26 yang terjemahannya sebagai berikut: "Apakah mereka tidak memperhatikan tentang unta bagaimana dijadikan? Dan tentang langit bagaimana ditinggikan? Dan tentang gunung bagaimana ditancaplan? Dan tentang bumi bagaimana dihamparkan? Maka peringatkanlah, sesungguhnya engkau adalah pemberi peringatan. Engkau bukanlah penguasa. Kecuali siapa yang berpaling dan ingkar. Maka Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang besar. SeSungguhnya kepada Kami mereka akan kembali. Kemudian sesungguhnya bagi Kami perhitungan mereka." Asbabun Nuzul, sebab turunnya ayat tersebut yakni ayat ke 17.26 adalah ketika turun ayat tentang siksaan neraka dan nikmat surga di awal surat Al Ghasyiyah, orang-orang kafir takjub dan menganggap aneh hal itu maka Allah menurunkan ayat lanjutannya yang menyuruh memperhatikan benda-benda di alam sekitar agar bisa memahami kebenaran akan akhirat nanti. At Tabrisyi mengemukakan sebuah hadist dari Ubay bin Ka'ab bahwa Nabi Muhammad Saw.bersabda, "Barang siapa membaca surat Al Ghasyiyah maka Allah menghisabnya dengan hisab yang ringan."

    Surat Al Ghasyiyah ini menarik untuk di simak, setelah dari ayat ke satu sampai ayat ke 16, Allah berfirman tentang wajah wajah muram dan wajah ceria di hari kiamat nanti, tentang makanan di neraka dan kenikmatan di surga, dalam ayat ke-17 Allah berfirman tentang unta, lalu tentang langit, kemudian tentang gunung dan ahirnya tentang daratan bumi. Setelah itu, baru menyuruh memberi peringatan dan memastikan siksaan besar pada orang kafir serta perhitungan bagi mereka.
Dalam surat ini Allah sengaja menyusun ayat-ayat berselang-seling antara hal-hal akhirat 4 ayat, dunia 4 ayat, akhirat lagi. Antara alam gaib, alam nyata,alam gaib lagi. Antara ilmu aqidah 4 ayat, ilmu alam 4ayat, ilmu aqidah lagi. Antara bumi 4ayat, langit 4ayat, bumi lagi. Irama dengan amplitudo yang sangat kontras ini seakan menyatakan pikiran manusia dari keadaan tertidur lelap larut dalam aktivitas sia-sia agar bangun dan menjelajahi makna wujud segala sesuatu di sekitar. Ini adalah salah satu gaya bahasa Al Quran yang ampuh dalam menembus hati manusia.
 v TAFSIR
17.Maka,tidakkah manusia merenungkan bagaimana menakjubkannya unta diciptakan oleh allah.tidaklah mereka memperhatikan bagaimana allah menyempurnakan bentuk unta tersebut dan memberinya bebrbagai berlebihan yang tidak dimiliki oleh hewan-hewan lainnya?
18.Tidakkah kalian memperhatikan langit dan berfikir tentang bagaimana atap yang besar ini bisa berdiri tegak tanpa penyangga sedikitpun dan tanpa kekurangan apapun.
19.Tidakkah mereka memperhatikan bagaimana gunung-gunung itu berdiri tegak dan menancap di permukaan bumi dengan indahnya,hingga terlihat seakan-akan gunung itu seperti jari-jari telunjuk yang bertasbis dan bersaksi kepada allah akan ke esa annya.
20.Tidakkah mereka memperhatikan bagaimana bumi ini diciptakan dan kemudian dihamparkan permukaanya untuk tempat berlangsungnya hidup manusia dan makhluk-makhluknya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

bgl

BUKU TAMU

burung